Kemensos–BPS Percepat Pemutakhiran Data Sosial, Penyaluran Bantuan Ditargetkan Lebih Tepat

By Admin


Menteri Sosial Saifullah Yusuf
nusakini.com, Jakarta — Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mempercepat proses pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna meningkatkan ketepatan sasaran program bantuan pemerintah.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan data sosial bersifat dinamis sehingga perlu diperbarui secara berkala mengikuti kondisi lapangan, Rabu (15 April 2026).

“Data ini terus disesuaikan dengan perkembangan. Ada pembagian desil pada tingkat nasional, regional, hingga kabupaten/kota yang perlu dipahami bersama,” ujar Saifullah Yusuf usai rapat konsolidasi dengan Amalia Adininggar Widyasanti di Setiabudi, Jakarta Selatan.

Menurut dia, pemahaman tentang desil menjadi penting agar program bantuan pemerintah, baik dari APBN maupun APBD, dapat disalurkan lebih tepat sasaran. Ia menambahkan pemerintah daerah memiliki peran dalam memperbarui data agar akurasi meningkat.

Dalam proses terbaru, Kemensos mencatat percepatan penyerahan data oleh BPS. Jika sebelumnya data diterima pada tanggal 20 setiap triwulan, kini dapat diserahkan pada tanggal 10.

“Dengan percepatan ini, penyaluran bantuan bisa dilakukan lebih awal,” kata Saifullah Yusuf.

Kepala BPS Amalia menjelaskan percepatan tersebut terjadi karena kolaborasi lintas lembaga, termasuk dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

“Ground check di lapangan dan rekonsiliasi data kependudukan menjadi lebih cepat, sehingga pemutakhiran bisa dipercepat sekitar 10 hari,” ujarnya.

Ia juga menegaskan perbedaan desil antara tingkat nasional dan daerah merupakan hal yang wajar, karena kondisi ekonomi tiap wilayah berbeda.